Postingan

Menampilkan postingan dari November, 2019

Review Film The Bang Bang Club (2010)

            Film The Bang Bang Club menceritakan kisah beberapa orang jurnalis yang meliput sebuah pertentangan di benua Aftika. Penyebabnya adalah pemahaman yang berbeda terhadap sebuah kasus, sehingga menyebabkan perang antar saudara. The Bang Bang Club adalah sebutan yang pantas diberikan kepada empat orang jurnalis foto Afrika Selatan, mereka adalah Greg Marinovic, Kevin Carter, Ken Oosterbroek, dan Joao Silva. Media Internasional menyebut mereka sebagai The Bang Bang Club karena mereka dianggap berani dan nekat meliput daerah yang sedang konflik pada tahun 1990 sampai 1994 itu. Dalam film tersebut, seorang Jurnalis berusaha untuk mengabadikan setiap kejadian yang dianggap paling bagus untuk dipublikasikan, termasuk saat seseorang yang sedang dibantai sampai mati di tempat. Film ini sangat berarti bagi perkembangan jurnalis di dunia, karena semua pekerjaan yang memang harus dilakukan seorang jurnalis fotografi terseb...

Review Film Spotlight (2015)

Spotlight merupakah sebuah karya  film  investigasi yang di angkat dari kisah nyata di Boston Globe, Amerika Serikat. Yang menceritakan tentang bagaimana tim investigasi koran di Boston ini bekerja dan mengungkap kebenaran yang ada, melakukan liputan tentang pelecehan seksual yang dilakukan para pastor katholik terhadap anak-anak di gereja. Film spotlight juga di bintangi oleh lima pemain utama. Yaitu, Mark Ruffalo, Michael Keaton, Rachel McAdams, Liev Schreiber, dan Stanley Tucci berhasil memainkan film spotlight ini dengan sangat apik. Sehingga, pesan yang ingin disampaikan dari film tersebut dapat tersampaikan dengan sempurna.  Film ini dapat menjad referensi bagi para pelajar atau mahasiswa yang sedang mendalami pendidikan jurnalistik. Bahkan tak hanya itu, film ini juga dapat di jadikan pacuan bagi para jurnalis indonesia dalam menyikapi sebuah kasus investigasi/ kasus-kasus besar yang dapat memakan waktu proses yang sangat lama. Dalam film Spotlight disampai...

Computer Assisted Reporting atau Jurnalisme Robot

Jurnalisme sedang mengalami euforia dengan sebuah "robot" yang menulis berita. Banyak media besar di Eropa dan Amerika sudah menggunakan cara ini untuk memproduksi cerita di kanalnya. Tidak hanya puluhan atau ratusan, tetapi sudah terbilang ribuan cerita setiap harinya. BBC menyebut fenomena ini sebagai "Robo-journalism". Namun, ada juga yang mengenalnya sebagai Automated-Journalism. Kedua istilah tersebut merujuk kepada penggunaan perangkat lunak kecerdasan buatan (Artificial Intelligence) untuk memproduksi konten di situs berita. Caranya sendiri cukup sederhana. Sang robot akan mengakses basis data yang tersedia, kemudian merangkainya menjadi tulisan berdasarkan formulasi yang telah digariskan oleh programmer dan editor. Agar sang robot bisa menulis lebih humanis, para pengembang berusaha memasukkan lebih banyak variasi bahasa ke dalam Natural Language Generation (NLG). NLG sendiri merupakan sistem kecerdasan buatan yang mampu mengkomunikasikan basis data ke...

Fenomena Korean Wave di Kota Garut

Gambar
Fenomena Korean Wave (K-Wave) atau yang dikenal dengan nama Hallyu, mulai masuk ke berbagai negara di Asia dan meluas seiring berkembangnya  kecanggihan teknologi dan akses internet yang semakin mudah di era globalisasi ini. Hal ini membuat persebaran budaya tak lagi mustahil dengan adanya platform seperti Youtube, Facebook, Twitter, dan masih banyak lainnya. Menurut data dari Korea Tourism Organization (KTO), pada tahun 2008, jumlah pengunjung asal Indonesia yang berkunjung ke Korea Selatan tercatat sebanyak 80.000 dan semakin meningkat setiap tahunnya. Bahkan, pada tahun 2017, data tersebut sudah mencapai 230.000 pengunjung. Hal ini menunjukkan betapa besarnya antusiasme masyarakat Indonesia pada Korea Selatan, khususnya setelah masuknya Korean Wave ke Nusantara. Di Indonesia sendiri, Korean Wave sudah mulai dikenal sejak awal tahun 2000-an setelah sebelumnya industri entertainment dan televisi Indonesia dihiasi oleh tayangan-tayangan dari Jepang (ex: One Litre...

10 Elemen Jurnalisme menurut Bill Kovach dan Tom Rosenstiel

Salah satu materi yang dibahas dalam mata kuliah Kapita Selekta Jurnalistik yang diselenggarakan Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Garut adalah mengenai 10 Elemen Jurnalisme. Sepuluh elemen jurnalisme merupakan panduan yang digunakan oleh para jurnalis dan wartawan dunia dalam menjalankan profesinya. Sepuluh Elemen Jurnalisme disusun berdasarkan buku “9 Elemen Jurnalisme” dan “Blur” karya Bill Kovach & Tom Rosenstiel yang sangat dihormati di dunia jurnalisme. Inilah 10 (sepuluh) elemen jurnalisme yang wajib diketahui seorang jurnalis sebagai pedoman menjalankan profesinya : 1. Tugas utama praktisi jurnalisme adalah memberitakan kebenaran. Kewajiban utama seorang jurnalis adalah pada kebenaran, bukan sekedar puas melaporkan fakta, karena fakta sering kali disodorkan ke depan jurnalis dengan agenda tertentu. Kewajiban jurnalis adalah mempertanyakan fakta itu. Kegigihan seorang jurnalis mencari kebenaran ditekankan untuk menghindari kekhawatiran ada pihak yang memanipu...